Winger veteran Manchester UnitedRyan Giggs menilai masih akan ada banyak lagi pemain yang bisa bermain di atas usia 40 tahun.
Dengan tambahan nutrisi hasil penelitian modern, manajemen yang lebih bagus, penanganan cedera yang lebih canggih, serta kualitas fasilitas latihan yang memadai, membuat karir pemain sepak bola kini bertambah panjang.
Giggs sendiri saat ini telah berusia 38 tahun dan masih menunjukkan performa terbaiknya, sementara rekan setimnya yang sempat pensiun, Paul Scholes, kembali bermain sejak awal bulan ini di usia 37 tahun.
"Sulit bila sampai usia 50 tahun, tapi mungkin masih akan ada banyak pemain yang masih aktif di akhir usia 30an atau memasuki 40an tahun," kata Giggs pada MUTV.
"Meski saat ini tempo pertandingan makin cepat, anda masih butuh bermain dengan otak. Memang benar ada pemain yang sekarang mampu berlari dengan cepat, tapi dengan kemampuan otak yang lebih matang, anda bisa lebih baik beberapa meter di depan," terang Giggs.
Kamis, 26 Januari 2012
Cole: Liverpool Akan Resah Hadapi United
Manchester United akan segera menghadapi Liverpool dalam babak 16 besarPiala FA. Andy Cole yakin mantan klubnya tersebut dapat mengalahkan The Reds.
The Red Devils memiliki rekor yang memuaskan ketika bertandang ke Anfield. Mereka mengalami tiga kali kekalahan dan sekali seri dalam empat perjumpaan terakhir dengan Liverpool di kandang mereka. Meski begitu Cole yakin United dapat membalikkan keadaan.
"Lihatlah saat kami menghadapi Arsenal. Jika kami pergi ke Anfield dan bermain seperti saat itu maka kami dapat menjadi percaya diri," ujar Cole setelah United berhasil mengandaskan Arsenal dengan skor 2-1.
"Liverpool tengah berjuang untuk mengembalikan performa mereka akhir-akhir ini dan jika kami bermain seperti saat kami menghadapi Arsenal maka saya tidak dapat melihat kenapa kami tak mungkin memperoleh hasil yang sangat bagus."
"Kami lama tak memperoleh hasil bagus di Anfield. Saya rasa kami bermain bagus di sana pada awal musim ini dan Liverpool juga tal terlalu sering mencetak gol akhir-akhir ini."
"Saya rasa kami dapat pergi ke sana dengan penuh kepercayaan diri."
"Meski Anda memiliki lima atau enam ribu pendukung di sana, Anda tetap harus berusaha meredam tiga puluh ribu pendukung Liverpool dengan menguasai bola dan bermain dengan cara yang United biasa mainkan."
"Liverpool akan resah menghadapi kami karena mereka tak dapat melihat kami di penampilan yang bagus namun kami perlu meredam keramaian para fans mereka."
The Red Devils memiliki rekor yang memuaskan ketika bertandang ke Anfield. Mereka mengalami tiga kali kekalahan dan sekali seri dalam empat perjumpaan terakhir dengan Liverpool di kandang mereka. Meski begitu Cole yakin United dapat membalikkan keadaan.
"Lihatlah saat kami menghadapi Arsenal. Jika kami pergi ke Anfield dan bermain seperti saat itu maka kami dapat menjadi percaya diri," ujar Cole setelah United berhasil mengandaskan Arsenal dengan skor 2-1.
"Liverpool tengah berjuang untuk mengembalikan performa mereka akhir-akhir ini dan jika kami bermain seperti saat kami menghadapi Arsenal maka saya tidak dapat melihat kenapa kami tak mungkin memperoleh hasil yang sangat bagus."
"Kami lama tak memperoleh hasil bagus di Anfield. Saya rasa kami bermain bagus di sana pada awal musim ini dan Liverpool juga tal terlalu sering mencetak gol akhir-akhir ini."
"Saya rasa kami dapat pergi ke sana dengan penuh kepercayaan diri."
"Meski Anda memiliki lima atau enam ribu pendukung di sana, Anda tetap harus berusaha meredam tiga puluh ribu pendukung Liverpool dengan menguasai bola dan bermain dengan cara yang United biasa mainkan."
"Liverpool akan resah menghadapi kami karena mereka tak dapat melihat kami di penampilan yang bagus namun kami perlu meredam keramaian para fans mereka."
Park Ji Sung Enggan Kembali Bela Korea Selatan
Tim nasional Korea Selatan terancam tak dapat lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.Park Ji-Sung tetap teguh pada keputusan pensiunnya meski tahu kondisi tim nasionalnya.
Peluang Korea Selatan untuk lolos ke Piala Dunia 2014 tengah terancam. Mereka mendapatkan persaingan ketat dari Lebanon di grup B zona Asia. Terakhir Korea Selatan kalah dari Lebanon dengan skor 2-1.
Pertandingan kualifikasi akhir akan digelar pada tanggal 29 Februari nanti. Korea Selatan dapat saja tak lolos ke Piala Dunia 2014. Hal ini akan terjadi jika mereka tak mampu mengalahkan Kuwait dan Lebanon mampu mengalahkan Uni Emirat Arab.
Pemain Manchester United, Park Ji-Sung mengetahui kondisi tim nasionalnya namun ia tetap takkan kembali membela Korea Selatan. Para fans menginginkannya kembali karena ingin agar peluang timnya tetap terjaga.
"Jika saya mempunyai pikiran untuk kembali maka saya takkan pernah membuat pengumuman pensiun," ujar Park Ji-Sung.
"Saya tak merasa tim nasional dapat mengatasi situasi sulit mereka hanya karena pemain seperti saya kembali ke tim."
"Laporan bahwa tim kami tengah berada di dalam krisis mungkin saja mempengaruhi para pemain namun jika pemain seperti mereka terus berusaha dan berkonsentrasi maka hasil bagus dapat muncul."
"Tim nasional Korea Selatan lebih bagus daripada Kuwait jadi saya berharap para pemain tidak terlalu banyak memikirkan pertandingan tersebut."
Peluang Korea Selatan untuk lolos ke Piala Dunia 2014 tengah terancam. Mereka mendapatkan persaingan ketat dari Lebanon di grup B zona Asia. Terakhir Korea Selatan kalah dari Lebanon dengan skor 2-1.
Pertandingan kualifikasi akhir akan digelar pada tanggal 29 Februari nanti. Korea Selatan dapat saja tak lolos ke Piala Dunia 2014. Hal ini akan terjadi jika mereka tak mampu mengalahkan Kuwait dan Lebanon mampu mengalahkan Uni Emirat Arab.
Pemain Manchester United, Park Ji-Sung mengetahui kondisi tim nasionalnya namun ia tetap takkan kembali membela Korea Selatan. Para fans menginginkannya kembali karena ingin agar peluang timnya tetap terjaga.
"Jika saya mempunyai pikiran untuk kembali maka saya takkan pernah membuat pengumuman pensiun," ujar Park Ji-Sung.
"Saya tak merasa tim nasional dapat mengatasi situasi sulit mereka hanya karena pemain seperti saya kembali ke tim."
"Laporan bahwa tim kami tengah berada di dalam krisis mungkin saja mempengaruhi para pemain namun jika pemain seperti mereka terus berusaha dan berkonsentrasi maka hasil bagus dapat muncul."
"Tim nasional Korea Selatan lebih bagus daripada Kuwait jadi saya berharap para pemain tidak terlalu banyak memikirkan pertandingan tersebut."
"Semen Padang Bakal Jajal Hyundai U-21"
Kabar menggembirakan bagi pendukung dan penonton sepakbola di Sumbar. Timnas U-21 berencana akan menggelar uji coba di Stadion H. Agus Salim Padang. Lawan yang akan dihadapi skuad Garuda Muda itu tim Hyundai Korsel U-21 plus Semen Padang FC.
Laga direncanakan akan dibentang 9 Februari mempertemukan Timnas U-21 versus Hyundai Korsel U-21 kemudian pada 11 Februari giliran SPFC ditantang Hyundai Korsel U-21. Sayang sesuai jadwal yang diatur PSSI sampai kemarin, bentrok SPFC lawan Timnas U-21 belum ada.
“Kemarin kami memang dihubungi Pak Widodo Santoso salah seorang anggota Exco PSSI rencana menggelar uji coba timnas U-21 dengan Hyundai Korsel U-21 di Stadion H. Agus Salim Padang pada 9 dan 11 Februari,” papar H. Erizal Anwar, Dirut PT KSSP yang dihubungi Singgalang kemarin.
Tapi apakah laga itu segitiga dengan skuad SPFC belum ada kepastian, soalnya sesuai jadwal yang ditetapkan PSSI, SP hanya akan bertemu Hyundai Korsel U-21. “Memang dari informasi via telepon yang kita dapatkan dari anggota Exco dan manajer timnas U-21 Ferry Kodrat jadwal SP bertemu Hyundai Korsel U-21 pada 11 Februari dan Hyundai Korsel U-21 kontra timnas U-21 pada 9 Februari,” tambah Erizal Anwar.
Namun manajemen tim Kabau Sirah tetap berupaya skuad timnas yang dibesut Widodo Cahyono Putro bisa pula beruji coba dengan pasukan Nilmaizar nantinya. “Kita akan melakukan lobi lagi agar bisa bertemu timnas itu,”ucapnya.
Atas kepercayaan PSSI menjadikan SPFC sebagai tim untuk beruji coba tentu itu membuat kubu tim yang didanai seutuhnya PT Semen Padang itu bangga. “Pertama-tama kami tentu bersyukur atas penghargaan yang diberikan PSSI ini, padahal masih banyak stadion dan tim-tim yang bagus. Bisa jadi penetapan kita itu faktor posisi kita saat ini di Liga Prima Indonesia,” tutur Erizal Anwar ..
Laga direncanakan akan dibentang 9 Februari mempertemukan Timnas U-21 versus Hyundai Korsel U-21 kemudian pada 11 Februari giliran SPFC ditantang Hyundai Korsel U-21. Sayang sesuai jadwal yang diatur PSSI sampai kemarin, bentrok SPFC lawan Timnas U-21 belum ada.
“Kemarin kami memang dihubungi Pak Widodo Santoso salah seorang anggota Exco PSSI rencana menggelar uji coba timnas U-21 dengan Hyundai Korsel U-21 di Stadion H. Agus Salim Padang pada 9 dan 11 Februari,” papar H. Erizal Anwar, Dirut PT KSSP yang dihubungi Singgalang kemarin.
Tapi apakah laga itu segitiga dengan skuad SPFC belum ada kepastian, soalnya sesuai jadwal yang ditetapkan PSSI, SP hanya akan bertemu Hyundai Korsel U-21. “Memang dari informasi via telepon yang kita dapatkan dari anggota Exco dan manajer timnas U-21 Ferry Kodrat jadwal SP bertemu Hyundai Korsel U-21 pada 11 Februari dan Hyundai Korsel U-21 kontra timnas U-21 pada 9 Februari,” tambah Erizal Anwar.
Namun manajemen tim Kabau Sirah tetap berupaya skuad timnas yang dibesut Widodo Cahyono Putro bisa pula beruji coba dengan pasukan Nilmaizar nantinya. “Kita akan melakukan lobi lagi agar bisa bertemu timnas itu,”ucapnya.
Atas kepercayaan PSSI menjadikan SPFC sebagai tim untuk beruji coba tentu itu membuat kubu tim yang didanai seutuhnya PT Semen Padang itu bangga. “Pertama-tama kami tentu bersyukur atas penghargaan yang diberikan PSSI ini, padahal masih banyak stadion dan tim-tim yang bagus. Bisa jadi penetapan kita itu faktor posisi kita saat ini di Liga Prima Indonesia,” tutur Erizal Anwar ..
Ini Alasan Aji Tak Panggil Lilipaly
Tidak ada nama Stefano Lilipaly dalam 10 pemain yang dipastikan masuk ke Tim Nasional (Timnas) Senior Indonesia. Padahal pemain naturalisasi ini baru saja mencetak gol di kasta tertinggi sepakbola Belanda, Eredivisie bersama timnya, FC Utrecht.
Dalam tim yang dipersiapkan untuk laga kontra Bahrain, dalam pertandingan terakhir pra Piala Dunia 2014, 29 Februari nanti, pelatih Timnas Senior, Aji Santoso hanya memanggil 10 pemain, perpaduan alumni Timnas U-23 SEA Games 2011 lalu, plus beberapa pemain yang pernah memperkuat Timnas Senior sebelumnya.
Ke-10 pemain yang dipanggil Aji antara lain, Andik Vermansyah (Persebaya), Kurnia Mega, Gunawan Dwi Chayo, Hendro Siswanto (Arema), Ferdinand Sinaga, Samsidar (Semen Padang), Wahyu Wijiastanto (Persiba Bantul), Syamsul Arif (Persibo), Diego Michiels (Persija) dan Irfan Bachdim (Persema). Mereka nantinya akan ditambah delapan pemain hasil seleksi yang dilakukan Aji terhadap 30 pemain yang dipanggil.
Terkait tidak dipanggilnya Lilipaly Aji menjelaskan, akan menjadi kurang tepat bila pemain 22 tahun ini dipanggil untuk laga lawan Bahrain. "Kalau untuk pertandingan yang cuma sekali, kita tidak butuhkan pemain dari luar negeri. Kecuali itu even resmi seperti SEA Games," kata Aji.
Apalagi pertandingan lawan Bahrain sudah tidak berpengaruh bagi Indonesia. Entah itu Indonesia menang, seri atau kalah, Timnas Garuda tetap tidak lolos. "Kita beri kesmepatan pada pemain yang belum pengalaman. Kita maksimalkan mereka. Sekalian persiapan kita untuk SEA Games 2013," jelas mantan pelatih Persebaya ini.
Dalam tim yang dipersiapkan untuk laga kontra Bahrain, dalam pertandingan terakhir pra Piala Dunia 2014, 29 Februari nanti, pelatih Timnas Senior, Aji Santoso hanya memanggil 10 pemain, perpaduan alumni Timnas U-23 SEA Games 2011 lalu, plus beberapa pemain yang pernah memperkuat Timnas Senior sebelumnya.
Ke-10 pemain yang dipanggil Aji antara lain, Andik Vermansyah (Persebaya), Kurnia Mega, Gunawan Dwi Chayo, Hendro Siswanto (Arema), Ferdinand Sinaga, Samsidar (Semen Padang), Wahyu Wijiastanto (Persiba Bantul), Syamsul Arif (Persibo), Diego Michiels (Persija) dan Irfan Bachdim (Persema). Mereka nantinya akan ditambah delapan pemain hasil seleksi yang dilakukan Aji terhadap 30 pemain yang dipanggil.
Terkait tidak dipanggilnya Lilipaly Aji menjelaskan, akan menjadi kurang tepat bila pemain 22 tahun ini dipanggil untuk laga lawan Bahrain. "Kalau untuk pertandingan yang cuma sekali, kita tidak butuhkan pemain dari luar negeri. Kecuali itu even resmi seperti SEA Games," kata Aji.
Apalagi pertandingan lawan Bahrain sudah tidak berpengaruh bagi Indonesia. Entah itu Indonesia menang, seri atau kalah, Timnas Garuda tetap tidak lolos. "Kita beri kesmepatan pada pemain yang belum pengalaman. Kita maksimalkan mereka. Sekalian persiapan kita untuk SEA Games 2013," jelas mantan pelatih Persebaya ini.
Langganan:
Postingan (Atom)










