Senin, 14 November 2011
perolehan medali sementara Pkl 21.58 WIB)
No | Negara | Emas | Perak | Perunggu
1. Indonesia | 57 | 46 | 37 | 140
2. Thailand | 35 | 26 | 33 | 94
3. Vietnam | 27 | 29 | 35 | 91
4. Singapore | 18 | 16 | 29 | 63
5. Malaysia | 12 | 14 | 22 | 48
6. Philippines | 8 | 14 | 20 | 42
7. Laos | 2 | 3 | 12 | 17
8. Cambodia | 1 | 3 | 7 | 11
9. Myanmar | 0 | 8 | 10 | 18
10. Brunei | 0 | 1 | 3 | 4
11. Timor Leste | 0 | 0 | 1 | 1
Sea Games 26th: Diego Michiels dalam Catatan
Pemain
kelahiran Deventer 8 Agustus 1990 ini memang tidak terlalu mengkilap di
skuad timnas Indonesia Sea Games 26th. Diego Michiels nama lengkapnya.
Pemilik tinggi 178 cm terlahir dari seorang ayah berkewarganegaraan
Indonesia dan ibu berkewarganegaraan Belanda. Posisi Diego di timnas
Indonesia Sea Games adalah bek kiri ataupun kanan, namun terkadang Diego
juga bisa dimaksimalkan sebagai pemain gelandang bertahan.
Di
dua pertandingan timnas Indonesia Sea Games, Diego memang tidak terlalu
bermain mengkilap. Larinya tidak secepat Ferdinand Sinaga. Jarang
sekali melewati dua atau tiga pemain seperti Titus Bonai. Jarang
melakukan tembakan jarak jauh ke gawang lawan seperti Patrick Wanggai.
Dan jarang melakukan akselerasi seperti apa yang dilakukan Okto.
Sepertinya
permainan Diego masih jauh di bawah jika dibandingkan Nasuha atau
Zulkifli. Namun bukan berarti Diego tidak bisa berlari cepat dan
melakukan akselerasi melewati lebih dari dua pemain. Setidaknya Diego
membuktikan hal itu saat menghadapi Singapura (11/11/11). Di babak kedua
Diego sempat melakukan akselerasi melewati beberapa pemain, walaupun
akhirnya harus dijatuhkan pemain Singapura di depan kotak pinalti.
Di
lapangan sepertinya Diego faham betul bahwa perannya adalah menjaga
lini belakang yang selama ini menjadi titik kelemahan timnas Indonesia.
Urusan mencetak gol biarlah menjadi urusan pemain depan, sedangkan
tugasnya adalah menjaga pertahanan agar tidak terjadi gol. Apalagi
timnas Sea Games sudah memiliki pemain depan berkualitas, jadi tidak
perlu memaksakan diri untuk membantu penyerangan.
Itulah
kelebihan Diego. Dia sosok pemain yang menyatu dengan tim. Pemain yang
pintar bermain secara kolektif. Pemain yang faham mencerna instruksi
pelatih. Pemain yang tidak mendahulukan ego. Tidak terlalu mau diekspos
media seperti pemain naturalisasi yang lain. Di usia yang relatif masih
muda, Diego sudah cukup memiliki kematangan emosi. Itu pula yang mungkin
membuat Alfred Riedl merekomendasikannya untuk menjadi WNI.
Di
lapangan, Diego juga terlihat lebih tenang dari pemain lain. Diego
tidak terlalu lama ketika menguasai bola. Terhitung tidak lebih dari 3
detik bola ada di kaki Diego lantas diberikan ke pemain lain. Sepertinya
Diego ingin memperagakan permainan Total Football yang selama ini
membuat bingung pemain Indonesia dan yang di idam-idamkan Pelatih Wim.
Satu-dua sentuhan, mengumpan, berlari, ciptakan peluang dan terjadi gol.
Karakter
pemain seperti Diego pantas dipertahankan di skuad timnas Indonesia.
Bermain efektif dan bermain kolektif. Diego punya motivasi yang lebih
dibandingkan pemain lain. Pencinta sepakbola Indonesia harus menerima
Diego Michiels sebagai bagian dari sejarah. Diego berusaha memberikan
yang terbaik untuk negara barunya. Jadi jangan persoalkan mereka lahir dimana! Selama masih ada darah Indonesia di nadi mereka, maka mereka adalah orang Indonesia!!
Diego Michiels… Berkelas!!!
Kemenangan hebat tim Garuda Muda atas
‘raksasa Asia Tenggara’ Thailand semalam sungguh membanggakan. Sudah
lama kita tidak melihat penampilan Tim Nasional Indonesia yang rancak,
penuh semangat dan punya mentalitas pemenang seperti itu. Aroma medali
emas Sea Games 2011 sudah mulai tercium.
Ada kekompakan dan semangat yang sama dalam tim. Rahmad Darmawan membuktikan diri sebagai seorang pengagum berat Jose Mourinho. Great Job Coach! Seluruh pemain bertanding layaknya pasukan perang. Sungguh aneh sebenarnya melihat kualitas pelatih timnas senior lebih buruk dibanding pelatih dari timnas junior. Timnas senior butuh pelatih yang bisa berdiri !
Kehebatan dari barisan penyerang Timnas U-23 sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Mereka yang terbaik dari semua kontestan di ajang Sea Games ini. Kecepatan dan kerjasama menjadi kunci utama mereka. Patrich Wanggai dkk sangat menakutkan bagi barisan bek lawan.
Sebagai pencetak gol, rombongan striker memang layak menjadi bintang malam itu. Tapi ada satu pemain yang menarik perhatian saat kontra negeri Gajah Putih. Diego Michiels. Pemain naturalisasi asal Belanda ini bermain bagus sekali. Konsisten, disiplin, bertenaga dan yang jelas berteknik baik. Rapat dalam bertahan dan berani ikut menyerang. Pemain kelahiran 8 Agustus 1990 ini membuktikan diri sebagai pemain yang layak di-Indonesiakan. Thanks to Iman Arif. Beberapa kali pemain Thailand kalah dalam duel satu lawan satu dengannya. Diego juga sukses men-delay serangan balik dari lawan.
Keras tapi tetap sportif. Beberapa kali dia bersalaman dengan pemain lawan setelah terjadi benturan. Sebuah perilaku yang layak dicontoh. Dia juga berdiskusi dengan pemain lain saat ada kesempatan. Hal yang wajib dilakukan dalam sepakbola modern tentang pentingnya komunikasi. Emosi memang sempat terlihat saat dia melabrak pemain yang melanggar Andik Vermansyah dengan keras. Tapi hal ini sebagai wujud solidaritas dan kegeraman dia atas pelanggaran itu, karena dia menyaksikan sendiri kejadiannya. Dan terbukti protesnya beralasan, pemain Thailand tersebut akhirnya terkena kartu merah.
Diego memang memesona malam itu. Keceriaan dari pemain bertinggi 180 cm ini terlihat jelas. Selain kemenangan Indonesia, pemain yang dibesarkan oleh klub Go Ahead Eagles ini juga tampak sangat puas dengan penampilannya. Kegembiraannya menyatu dengan sukacita dalam tim. Ribuan penonton memberikan applaus padanya. Syamsir Alam juga terlihat memberikan selamat dan berpelukan cukup lama dengannya. Penampilan gemilangnya malam itu juga diakui oleh tim lawan. Terbukti ada satu pemain Thailand yang menunggunya di lorong stadion dan mengajaknya bertukar kaos.
Perjalanan masih panjang. Tentu seluruh pecinta sepakbola tanah air menantikan kiprah pemain yang dikabarkan mempunyai pasangan keturunan Turki ini selanjutnya. Saat di timnas maupun kala memperkuat klub dalam Liga Indonesia. Semoga hanya ada satu Liga Indonesia, sehingga dia dapat berkompetisi dengan seluruh pemain terbaik di tanah air.
Pesan buat Diego…perbanyak latihan crossing, perkuat kaki kiri dan tahan diri dari dunia selebriti. Hiburan maupun politik. Veel Succes Diego !!!
Ada kekompakan dan semangat yang sama dalam tim. Rahmad Darmawan membuktikan diri sebagai seorang pengagum berat Jose Mourinho. Great Job Coach! Seluruh pemain bertanding layaknya pasukan perang. Sungguh aneh sebenarnya melihat kualitas pelatih timnas senior lebih buruk dibanding pelatih dari timnas junior. Timnas senior butuh pelatih yang bisa berdiri !
Kehebatan dari barisan penyerang Timnas U-23 sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Mereka yang terbaik dari semua kontestan di ajang Sea Games ini. Kecepatan dan kerjasama menjadi kunci utama mereka. Patrich Wanggai dkk sangat menakutkan bagi barisan bek lawan.
Sebagai pencetak gol, rombongan striker memang layak menjadi bintang malam itu. Tapi ada satu pemain yang menarik perhatian saat kontra negeri Gajah Putih. Diego Michiels. Pemain naturalisasi asal Belanda ini bermain bagus sekali. Konsisten, disiplin, bertenaga dan yang jelas berteknik baik. Rapat dalam bertahan dan berani ikut menyerang. Pemain kelahiran 8 Agustus 1990 ini membuktikan diri sebagai pemain yang layak di-Indonesiakan. Thanks to Iman Arif. Beberapa kali pemain Thailand kalah dalam duel satu lawan satu dengannya. Diego juga sukses men-delay serangan balik dari lawan.
Keras tapi tetap sportif. Beberapa kali dia bersalaman dengan pemain lawan setelah terjadi benturan. Sebuah perilaku yang layak dicontoh. Dia juga berdiskusi dengan pemain lain saat ada kesempatan. Hal yang wajib dilakukan dalam sepakbola modern tentang pentingnya komunikasi. Emosi memang sempat terlihat saat dia melabrak pemain yang melanggar Andik Vermansyah dengan keras. Tapi hal ini sebagai wujud solidaritas dan kegeraman dia atas pelanggaran itu, karena dia menyaksikan sendiri kejadiannya. Dan terbukti protesnya beralasan, pemain Thailand tersebut akhirnya terkena kartu merah.
Diego memang memesona malam itu. Keceriaan dari pemain bertinggi 180 cm ini terlihat jelas. Selain kemenangan Indonesia, pemain yang dibesarkan oleh klub Go Ahead Eagles ini juga tampak sangat puas dengan penampilannya. Kegembiraannya menyatu dengan sukacita dalam tim. Ribuan penonton memberikan applaus padanya. Syamsir Alam juga terlihat memberikan selamat dan berpelukan cukup lama dengannya. Penampilan gemilangnya malam itu juga diakui oleh tim lawan. Terbukti ada satu pemain Thailand yang menunggunya di lorong stadion dan mengajaknya bertukar kaos.
Perjalanan masih panjang. Tentu seluruh pecinta sepakbola tanah air menantikan kiprah pemain yang dikabarkan mempunyai pasangan keturunan Turki ini selanjutnya. Saat di timnas maupun kala memperkuat klub dalam Liga Indonesia. Semoga hanya ada satu Liga Indonesia, sehingga dia dapat berkompetisi dengan seluruh pemain terbaik di tanah air.
Pesan buat Diego…perbanyak latihan crossing, perkuat kaki kiri dan tahan diri dari dunia selebriti. Hiburan maupun politik. Veel Succes Diego !!!
SEA GAMES TERBURUK SEPANJANG SEJARAH
SEA
Games ke XXVI yg di selenggarakan di Indonesia, Palembang &
Jakarta, sebagai tuan rumah penyelenggara merupakan SEA Games TERBURUK
sepanjang sejarah perhelatan event olahraga. Berita miring soal kacaunya
SEA Games di Palembang di muat beberapa media lokal & nasional
bahkan di Negara peserta SEA Games.
Salah satunya seperti diberitakan Koran Singapura Straits Times melaporkan keracunan makanan
melanda para pemain sepak bola dari Singapura, Malaysia, Kamboja &
Indonesia, yg menginap di hotel berbintang di Jakarta. Harian Philipina,
Daily Inquirer. Dlm beritanya Daily mengutip komentar ofisial dari
Filipina yg menyatakan SEAGames XXVI 2011 merupakan event "paling kacau"
sepanjang sejarah. Terlebih lagi ketika menyinggung parahnya soal
penginapan & transportasi.
Kemudian ketika obor SEA Games
tiba di Palembang, koresponden AFP menyaksikan ribuan pekerja masih
bekerja di beberapa tempat termasuk utk menyelesaikan pengaliran air
(drainage). Di Jakarta, sekitar 500 km dari Palembang, sekitar 12.000
atlet, ofisial dan media akan berlalu-lalang, belum lagi ditambah ribuan
penonton. Masalah kemacetan lalu lintas jadi hambatan utama, sehingga
para siswa sekolah diliburkan. Tapi itu kelihatannya tdk menyelesaikan
masalah.
Sementara itu Thailand mengkritik penyelenggaraan SEA
Games di 2 kota yaitu Jakarta & Palembang."Menggelar even ini di 2
kota adalah melawan piagam SEA Games yg berusaha mempromosikan
kebersamaan di antara para partisipan," sindir Charoen Wattanasin, wakil
presiden Komite Olimpiade Nasional Thailand sebagaimana dikutip Bangkok
Post.
Di Indonesia, menurut Surat Kabar LOKAL & NASIONAL
"kota penyelenggara tampaknya tak siap utk perhelatan ini dgn komunikasi
& kerja sama yg buruk antara Jakarta & Palembang."
Prof
Charoen, yg juga anggota Dewan SEA Games, mengatakan itu adalah akibat
campur tangan politisi yg berusaha mengeruk keuntungan pribadi.
Selain itu Gerakan go green yg dicanangkan kepanitiaan SEAGames
Sumatera Selatan hanya menjadi isapan jempol belaka, ratusan kendaraan
roda 2 & 4 dgn leluasa berlalu lalang di Kompleks Jakabaring Sport
City (JSC).Sehingga, jalan di kawasan depan Venue Aquatik seperti pasar
Penanggung Jawab Aset Provinsi Sumsel di Jakabaring, Rusli Nawi,
membenarkan penerapan "eco green" di Komplek Olahraga Jakabaring telah
bobol. "Memang sudah bobol. Kami tdk dapat mengendalikannya lagi, krn
kekurangan personel. Kegiatan SEA Games ini sangat besar, sementara
pengendalian hanya mengandalkan Satgas Jakabaring saja," ujar dia.
Dia menerangkan, terdapat 5 pintu yg dpt dilalui pengunjung utk masuk
Komplek Olahraga Jakabaring itu."Utk 2 pintu pada gerbang utama memang
bisa diawasi secara ketat, tapi utk 3 pintu lainnya yg merupakan jalan
alternatif sangat sulit. Apalagi jumlah petugas kepolisian yg membantu
sangat sedikit," ujar dia.
Dia pun mengharapkan, Panitia
Pelaksana SEA Games Indonesia (InaSOC) utk segera mengatasi permasalahan
itu."Banyak aset Pemprov Sumsel di dlm Komplek Olahraga Jakabaring itu,
jika dibebaskan seperti ini apa InaSOC mau bertanggung jawab bila ada
yg rusak. Seharusnya dilakukan penambahan personel utk menerapkan `eco
green`," ujar dia.
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup
Indonesia (Walhi) Sumsel, Anwar Sadat, mengingatkan bahwa penerapan
ketentuan "eco green" tsb harus dikontrol & diawasi secara ketat
serta perlu dipertanggungjawabkan pelaksanaannya.
"Tdk bisa
seenaknya mengklaim SEA Games di Palembang ini sebagai ramah lingkungan,
tapi tdk jelas penerapan ketentuan & lembaga yg mengesahkannya,"
kata dia. Ia menilai, penerapan SEA Games yg ramah lingkungan itu
hendaknya tdk sekadar slogan, tapi benar-benar dijalankan dlm praktik di
lapangan secara utuh.
WAAAWWW: Suporter Lokal Bayaran Dukung Negara Lain, Penonton dan Pemain Timnas Mengeluh
REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Suporter asal Indonesia yang mendukung
negara lain peserta Sea Games XXVI pada pertandingan beberapa cabang
olahraga di komplek olahraga Jakabaring Sport Centre (JBC) mulai menuai
keluhan dari atlet dan ofisial Indonesia.
Ahad (13/11), di dua cabang olahraga, cabang senam di GOR Ranau dan
cabang sepak takraw di gedung Sumsel Promotion Centre terlihat puluhan
suporter asal Indonesia yang mendukung tim lawan. Mereka kebanyakan
berusia remaja yang merupkan pelajar dari beberapa sekolah di Palembang
yang memang disiapkan panitia.
Kehadiran suporter lokal
mendukung tim lawan mulai menuai keluhan dari atlet dan ofisial kedua
cabang tersebut. Di GOR Ranau saat tim senam putri Indonesia bertanding
pada nomor beregu seluruh alat, nyaris tidak ada terdengar suara dan
tepuk tangan yang mendukung.
Para pendukung Myanmar yang
kebanyakan pelajar dan mengaku berasal dari salah satu SMA negeri di
Palembang tersebut juga memakai atribut seperti topi dan bendera negara
yang dulu bernama Burma tersebut. Mereka berteriak dengan kompak
mendukung lawan tim senam Indonesia saat sang koordinator memberi
perintah.
Beberapa penonton yang melihat ulah tersebut
menggeleng-geleng dan merasa heran. “Mereka kok semangat mendukung lawan
Indonesia. Mereka kok mau-maunya dibayar untuk mendukung negara lain,”
Rahman seorang penonton di tribun GOR Ranau.
Kondisi yang sama
juga ditemukan di venues sepak takraw, rombongan pelajar SMP dan SMA
dengan menggunakan kostum sejumlah negara, Thailand, Malaysia dan
Brunei Darussalam. Mereka mendukung tim lawan saat bertanding lawan
Indonesia.
Dukungan itu memicu keluhan Mega Citra kapten tim
sepak takraw putri Indonesia. Mega merasa seperti bermain di negeri
orang. Para suporter itu memberi dukungan dengan sangat bersemangat
kepada tim lawan Indonesia
“Kami sangat menyayangkan kenapa
mereka mau menggadaikan harga diri bangsa hanya karena diberi baju dan
atribut negara lain”” ujar Mega.
JANGAN LENGAH, TETAP FOKUS
Perjuangan garuda23 sampai saat ini telah mematik minat pendukung
datang kestadion GBK. tidak seperti awal pertandingan saat merontokkan
bunga kamboja dan melenyapkan singa, saat membantai gajah dukungan
supoter makin bertambah.
dukungan suporter fanatik di pastikan akan makin bertambah saat garuda berusah untuk "MENGULITI HARIMAU MALAYA"
Garuda sudah memastikan lolos ke babak semifinal SEA Games XXVI. Itu
artinya pertandingan melawan Malaysia nanti hanya untuk menentukan
posisi Indonesia, sebagai runner-up atau juara grup.
“Pertarungan melawan Malaysia nanti jangan sampai dilepas karena kekalahan bisa memengaruhi mental pemain..!!!!".
“Jangan sampai terjadi sesuatu setelah laga tersebut, saya rasa pelatih Rahmad Darmawan lebih tahu apa yang harus dilakukan,”
Sebelumnya pelatih Indonesia, Rahmad Darmawan mengatakan dia akan
melakukan rotasi saat laga melawan Malaysia. Hal itu untuk memberikan
recovery pada pemain karena jarak pertandingan tersebut menuju semifinal
hanya berselang dua hari.
"Meskipun nanti akan melakukan
rotasi, kami tetap mengincar kemenangan saat melawan Malaysia. Kami
mengincar juara grup," tekad Rahmad.
Indonesia kini mantap di
posisi pertama grup A dengan mengantongi 9 poin hasil 3 kemenangan dari 3
laga. Sedangkan Malaysia bertengger di posisi kedua dengan raihan 7
poin. Malaysia membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak semifinal.
Langganan:
Postingan (Atom)