Sabtu, 14 Januari 2012

Kubu Persib Beber Keanehan usai Kalah 0-3 dari Mitra Kukar

Minggu, 15 Januari 2012 04:49 WIB TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG - Kekalahan Persib 0-3 dari Mitra Kukar membuat kecewa asisten pelatih Persib Anwar Sanusi. Anwar menilai wasit merugikan timnya dengan keputusan-keputusan kontroversial. Persib Bandung tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sehingga harus takluk cukup telak 0-3 dari tuan rumah Mitra Kukar pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Sabtu (14/1/2012) malam. Rekor tak terkalahkan Persib pun tercoreng pada laga perdana tur Kalimantan. Dengan kekalahan itu, Persib tetap mengoleksi dua belas poin dan berada di peringkat lima, sementara Mitra Kukar mengoleksi sepuluh poin dan menduduki peringkat tujuh klasemen sementara. Ketiga gol Mitra Kukar tercipta pada babak kedua. Gol tim besutan Simon McMenemy disumbangkan ketiga pilar asing, yaitu Nemanja Obric, Marcus Bent, dan Sao Ming Lee. Asisten pelatih Persib Anwar Sanusi menilai wasit merugikan timnya dengan keputusan-keputusan kontroversial. Contoh konkret disebutkan Anwar, saat terjadinya gol kedua tuan rumah. Ia menilai seorang kiper harus dilindungi tanpa mendapat gangguan dari pemain lawan. Dan gol itu membuat Persib tak bergairah lagi sehingga mendapat hukuman dari Mitra Kukar dengan terciptanya gol ketiga. Kekecewaan soal kepemimpinan wasit juga diungkapkan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. Umuh menilai, kinerja sang pengadil ketika memimpin pertandingan sarat gengsi itu patut dipertanyakan. "Semua bisa lihat, wasit yang memimpin terlihat ketakutan dan tidak bersikap adil kepada kami," ujar Umuh saat dihubungi Tribun melalui ponselnya, semalam. Umuh mengatakan, tim Pangeran Biru seharusnya bisa mengungguli tim berjuluk Naga Mekes itu. Alasannya, kata Umuh, Aliyudin seharusnya tidaklah terperangkap offside. Sebab, pemain bernomor punggung 15 itu berdiri di antara dua pemain bertahan Mitra Kukar. "Seharusnya peluang itu 100 persen menjadi gol untuk kami," kata pria berkumis itu. Selain itu, menurut Umuh, gol kedua Mitra Kukar yang tercipta dari tandukan Markus Bent adalah murni pelanggaran. Menurut Umuh, penjaga gawang Persib, Jendri Pitoy, ditabrak oleh pemain asal Inggris itu. "Aneh, kan? Kelihatan sekali gol itu berbau pelanggaran. Tapi wasit mengesahkan gol itu," ujar Umuh dengan tegas. Umuh mengatakan, secara keseluruhan penampilan tim asuhan Drago Mamic sangatlah baik. Namun, lanjut Umuh, penampilan apik skuad Maung Bandung itu harus berubah akibat dari kepemimpinan wasit yang buruk. "Saya sudah memberi mereka semangat pada babak kedua. Tapi melihat wasitnya seperti itu, para pemain menjadi frustrasi," ujar Umuh, yang memuji penampilan dua striker, Aliyudin dan Airlangga. http://m.tribunnews.com/2012/01/15/kubu-persib-beber-keanehan-usai-kalah-0-3-dari-mitra-kukar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar