Rabu, 18 Januari 2012

Aksi Tak Terpuji Pepe Menuai Kecaman

Bola.net - Insiden tidak terpuji Pepe menginjak tangan Lionel Messi pada El Clasico pertemuan pertama perempat final Copa Del Rey, Kamis (19/01) dini hari tadi menuai kecaman dari berbagai pihak.

Aksi Pepe tersebut memang luput dari pandangan wasit Cesar Muniz Fernandez yang lebih berkonsentrasi memberi kartu kuning kepada Jose Callejon usai ia menjatuhkan Messi di menit ke 68. Entah disengaja atau tidak, Pepe yang sebenarnya sudah mendapatkan kartu kuning di babak pertama tertangkap kamera menginjak tangan Messi.

Bukan hanya Cules (sebutan fans Barca) saja yang geram dengan aksi bek yang diplot sebagai gelandang bertahan dalam laga semalam tersebut. Beberapa pesepakbola tersohor juga mengecam aksi tidak terpuji gelandang Real Madrid tersebut melalui Twitter.

"Pepe. Sungguh idiot. Suatu saat orang lain akan menyingkirkanmu," kecam striker Manchester United, Wayne Rooney melalui akun pribadi Twitternya.

Rekan tim Rooney, Tom Cleverley juga ikut mengutuk, "Ayolah Pepe, kamu membunuh permainan itu."

Bek naturalisasi tim nasional Indonesia, Diego Michiels juga tak mau ketinggalan dan malah menambahkan hashtag #antiPepe dalam kicauannya tersebut. "Pepe, mandilah saja kau. #antiPepe," tulis Diego.

Pepe kemudian ditarik keluar pada menit ke-80 dan digantikan Esteban Granero. Sedangkan laga tersebut akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 2-1.(twt/mxm)

"APPI Pilih Netral Hadapi Konflik"

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) berharap rekonsiliasi cepat tercipta di PSSI. CEO APPI, Valentino Simanjuntak mengatakan bahwa para pemain-pemain yang ada dibawah naungan APPI sekarang ini berada dalam kondisi kebingungan.

Hal itu disebabkan adanya kisruh persepakbolaan nasional yang telah menyebabkan adanyaa dualisme kompetisi yakni Indonesian Premier League (IPL) yang berada dibawah naungan PSSI dan Indonesian Super League (ISL) yang dianggap kompetisi ilegal.

"PSSI mengatakan kembalilah ke IPL, kompetisi resmi PSSI yang diakui AFC dan FIFA. Sementara yang ISL mengatakan kalau kompetisi inilah yang benar. Untung kami mendapat pengertian dari Exco (Komite Eksekutf) PSSI yang tidak mempermasalahkan pemain kami bermain di ISL," ungkap Valentino

Terkait adanya agenda Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar oleh klub yang berkiprah di ISL dibawah naungan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Valentino mengatakan dirinya dan pemain-pemain yang ada di APPI tidak memperdulikanya.

"Kalau KLB kami tak punya urusan. Itukan agenda mereka. Kalau berbicara masalah hukum olahraga tidak perlu, itu terlalu jauh. Kami hanya ingin rekonsiliasi dulu. Tidak ada kata terlambat, negosiasi lebih tepat. Kalau rekonsiliasi tujuannya, kami akan sangat senang jika diikutkan dan kami berada ditengah tengah," selorohnya.

KLB, lanjut dia, hanya mengorbankan pemain, yang saat ini sedang dilanda kebingungan. Mereka tak tahu dan tak tentu arah dalam pengambilan sikap mengenai adanya dua kompetisi IPL dan ISL, sementara FIFA dalam suratnya kepada PSSI melarang pemain klub ISL bermain di tim nasional.

"Semua pemain bingung. Terkait ISL, kontrak semua pemain dan penyelesaiannya itu ada di PSSI, FIFA, dan AFC, tapi sementara ini kami tidak diakui. Kalau konflik, kita terus mau ke mana?" tutur Vallent.

Menurut Valentino, para pemain yang tergabung dalam APPI seperti Bambang Pamungkas dan Ponaryo Astaman juga telah mengatakan sikapnya, kalau mereka berdua tidak akan berada di satu pihak yang sedang berseteru saat ini ..

Lawan Pelita, 3 Pemain Persija Absen


VIVAnews – Persija Jakarta akan tampil tanpa 3 pemainnya saat menghadapi Pelita Jaya dalam lanjutan Indonesia Super League, Senin 23 Januari 2012. Tiga pemain itu mengalami cedera dan tak bisa bermain.
“Tak ada pemain kita yang mengalami akumulasi kartu. Namun, ada 3 pemain yang harus absen karena cedera,” kata pelatih Persija Jakarta saat dihubungi VIVAnews, Rabu 18 Januari 2012.
“Hasyim Kipuw dan Rahmat Affandi mengalami cedera engkel. Sedangkan Ramdani Lestaluhu mengalami flu,” lanjutnya.
Iwan juga mengatakan timnya dalam kondisi siap dalam menghadapi Pelita Jaya. Dia bertekad bisa mencuri poin dari Pelita.
“Persiapan tim sejauh ini bagus.  Target kita jelas main maksimal. Dapat 1 poin pun sudah bagus, syukur-syukur jika bisa dapat 3 poin itu lebih bagus,” kata Iwan.
Tanding di Solo
Pertandingan antara kedua kesebelasan ini akan dilangsungkan di Stadion Manahan  Solo. Pelita yang berstatus tuan rumah tak bisa menggelar pertandingan di Stadion Singaperbangsa Karawang.
“Pertandingan nanti akan dilangsungkan di Solo, di Stadion Manahan. Ini sudah hampir pasti karena sudah mendapat izin dari kepolisian,” kata Iwan.
“Tim Persija akan berangkat ke Solo pada hari Sabtu pagi,” lanjutnya.
Persija saat ini berada di posisi ke-11 dengan mengoleksi 10 poin dari 5 pertandingan. Sementara itu, Pelita Jaya berada di posisi 9 dengan 11 poin dari 8 pertandingan. (eh)

Jacksen Tiago Puji Permainan PSMS

Bola.net - Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago memuji permainan skuad PSMS Medan yang berhasil menahan tanpa gol tim Mutiara Hitam pada pertandingan lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Rabu malam.

"Pemain-pemain PSMS bermain cukup baik, mulai dari barisan belakang hingga depan cukup solid dan menyulitkan tim kami untuk mencetak gol. Mereka juga bermain cukup taktis," katanya usai laga.

Menurut dia, meski PSMS merupakan tim debutan di ISL, namun sudah menunjukkan kualitasnya. Hal itu, menurut dia, tidak terlepas dari racikan tangan dingin pelatih Raja Isa.

"Malam ini saya belajar banyak dari Raja Isa. Ia berhasil meyakinkan pemain-pemainnya untuk bermain sporadis tanpa mengenal lelah sepanjang 90 menit pertandingan. Sekali lagi saya salut buat Raja Isa," katanya.

Pertandingan antara tuan rumah PSMS Medan melawan Persipura sendiri berakhir imbang 0-0, meski secara kualitas pemain-pemain Persipura jauh di atas pemain-pemain tuan rumah.

Sepanjang pertandingan Persipura lebih mendominasi jalannya pertandingan, meski demikian mereka gagal mencetak gol.

Sementara Raja Isa sendiri mengatakan, untuk menjadikan PSMS benar-benar hebat paling tidak membutuhkan waktu dua tahun. Dengan bermaterikan pemain-pemain muda yang penuh semangat, ia yakin PSMS dapat menjadi tim yang solid.

"Anak-anak sudah semakin menunjukkan kekompakan di lapangan. Grafik permainan mereka kian hari juga semakin membaik. Untuk bisa lebih baik tentunya tergantung mereka juga, kalau mereka mau Insya Allah mereka bisa lebih lagi dari sekarang," katanya.

Pada kesempatan itu pelatih asal Malaysia itu juga memuji permainan Persipura yang dinilainya sudah berada di level Asia. Persipura juga dinilainya tim yang sudah "jadi" mengingat sudah lama padu.

"Beberapa pemain mereka sudah bersama sejak tahun 2007, seperti Boaz, Wanggai, dan Ian Kabes. Jadi Mereka sudah saling mengerti," katanya. (ant/end)

Target Poin di Tembilahan, Persitara Andalkan Patricio

Bola.net - Bakal absennya empat pilar, membuat kekuatan Persitara Jakarta Utara mereduksi saat dijamu Persih Tembilahan, dalam lanjutan Divisi Utama gelaran PT Liga Indonesia (PT LI), di Stadion Beringin, Tembilahan, Kamis (19/1) petang.

Keempat pemain tim berjuluk Laskar Si Pitung yang absen tersebut, diantaranya Supra Lestusen, Renald Yacob, Kamil Syaifulloh dan Sunny Alifudin.

"Sunny Alifudin tidak dapat dimainkan lantaran terkena kartu merah saat takluk dari Persita Tangerang, 0-1, di Tangerang, Minggu (15/1). Sedangkan ketiga pemain lainnya, mereka terganjal akumulasi kartu kuning," terang pelatih Persitara, Syamsul Bahri, kepada Bola.net.

Untuk tetap bermain normal, Syamsul mengaku akan memaksimalkan kekuatan yang ada. Caranya, Syamsul coba memanfaatkan pengalaman yang dimiliki Patricio Jimenez untuk mengorganisir rekan-rekannya di lapangan.

"Target poin penuh tetap kami kedepankan. Kami tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Para pemain sudah kami arahkan untuk bermain maksimal dan menjaga keseimbangan tim," pungkasnya.  (bola/esa/lex)

Daniel Roekito Puji Performa Jerry Boima

Bola.net - Pelatih Persisam Samarinda Daniel Roekito memuji penampilanJerry Boima Karpeh, yang punya andil besar mewujudkan kemenangan Persisam menghadapi Persib Bandung 2-1 di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (17/1).

"Itulah yang saya harapkan dari Jerry, bisa memerankan tugas dan fungsinya sebagai penyerang, dan mudah-mudahan penampilan seperti itu bisa ditampilkan kembali," tutur Daniel.

Sebelumnya, Jerry Karpeh sempat mendapat peringatan keras dari manajemen Persisam, dan akan memutuskan kontrak lebih dini bila Jerry tidak bisa bermain sesuai dengan kebutuhan tim.

Rupanya peringatan keras dari manajemen tersebut dibuktikan oleh Jerry ketika Persisam menjamu Persib Bandung.

Aksi Jerry tak hanya merepotkan pertahanan Persib Bandung, dan membuka celah untuk rekannya Cristian Gonzales, namun Jerry juga membukukan satu gol sekaligus penentu kemenangan untuk tim Pesut Mahakam.

"Sebenarnya Jerry punya kelebihan sebagai seorang penyerang, sayangnya ego dan emosional yang terlalu tinggi menyebabkan penampilan kurang bagus, tapi dia bisa membuktikan kemarin dan ini telah menjadi catatan bagi saya," imbuh Daniel Roekito.

Menurut Daniel, evaluasi Jerry sesuai dengan surat peringatan manajemen tersebut memang belum putus, oleh sebab itu Daniel berharap Jerry tidak cepat puas dan terus meningkatkan kemampuannya mencetak gol ke gawang lawan.

"Momen kemarin bisa menjadi titik awal bagi Jerry, untuk terus mengasah kemampuannya, dan yang terpenting dia bisa menjalin kerja sama dengan Gonzales," jelas Daniel.

Daniel mengakui tipikal penyerang seperti Jerry memang dibutuhkan di timnya, terutama untuk merusak konsentrasi lawan dan memberikan ruang gerak kepada rekan-rekannya.

"Saya berharap Jerry bisa bermain konsisten, dan yang terpenting jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai saat ini, terus semangat dan buatlah kejutan baru untuk tim Persisam," jelas mantan pelatih Persib ini. (ant/end)

‎"Timnas U-17 Jalani Tiga Ujicoba"

Skuad timnas U-17 Indonesia akan menjalani tiga pertandingan ujicoba sebelum bertolak ke Hongkong, untuk mengikuti sebuah turnamen pada 27-29 Januari 2012 mendatang.

Hari ini, Kamis (19/1/2012), Eriyanto cs direncanakan akan melakukan ujicoba melawan Universitas Negeri Jakarta. Sementara besok (20/1/2012) mereka akan berlaga melawan Diklat Ragunan, dan terakhir mereka melawan timnas U-21 pada hari Sabtu (21/1/2012).

"Kami sengaja menggelar ujicoba setiap hari, untuk beradaptasi dengan turnamen di Hongkong yang juga digelar tiap hari," ujar pelatih timnas U-17, Indra Syafri,

Lebih lanjut ia mengaku 25 pemain yang ada saat ini memiliki kualitas lebih matang. Karena itu rasa percaya diri juga muncul di benak Indra terkait kans Indonesia di turnamen tersebut.

Sebelumnya Indra sempat menyebut banyak pemain berbakat yang mengisi skuad timnas U-17. Bahkan 50 persen mantan skuas timnas U-16 tergusur oleh pemain-pemain baru. Namun demikian, ia masih mempertahankan beberapa eks timnas U-16 masuk dalam skuadnya.

Lebih lanjut, Indra mengatakan dari 25 nama yang mengikuti TC, akan dirampingkan menjadi 18 pemain. 18 pemain itulah yang nantinya akan terbang ke Hongkong untuk mengikuti turnamen tersebut. Direncanakan pengumuman ke 18 pemain akan dilakukan 25 Januari.

"Saya melihat banyak pemain berkualitas yang bisa dimanfaatkan. Secara teknis, kemampuan yang dimiliki tim ini jauh lebih baik," ungkapnya ..
Klub-klub Divisi II semalam dikumpulkan di hotel Maha Raja oleh PSSI dan diberi dana hibah 75 juta ( 40 juta cash dan 35 juta akan ditransfer ) dengan syarat:

1. Mau menanda tangani surat pernyataan mengikuti kompetisi divisi II PSSI mulai 25 Januari 2012
2. Menolak KLB

PSSI mengundang walikota Jakarta Barat (sebagai pembina Persijabar Jakarta Barat) hanya via telepon tanpa surat. Walikota menolak datang, namun malah ada oknum yang mengatasnamakan walikota kemudian diklaim juga oleh PSSI.

Indonesian Premier League Gairah Menyelimuti Persema dan Arema

Dua tim asal Malang,Jawa Timur (Jatim), Persema Malang dan Arema FC, optimistis menjalani laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL), pekan ini. Mereka antusias bisa meraih hasil maksimal.

Persema,misalnya.Kepercayaan tim berjuluk Laskar Ken Arok itu melonjak tajam setelah mengemas kemenangan perdana atas Bontang FC,pekan lalu. Prestasi itu membuat Irfan Bachdim dkk yakin bisa memperbaiki penampilan di pertandingan selanjutnya kontra PSMS Medan,Senin (23/1). Saat mengalahkan Bontang FC,performa Irfan dkk memang belum meyakinkan.

Selain kesulitan menuntaskan peluang,duet bek Naum Sekulovski dengan Deniss Kacanovs masih terlalu mudah ditembus penyerang Bontang FC. Kapten Persema Bima Sakti mengatakan,timnya agak kaku pada pertandingan pertama di Stadion Gajayana. Selain kondisi lapangan tergenang air dan sulit mengembangkan permainan,pemain baru butuh adaptasi bermain di depan publik Persema.

“Ada pemain baru yang tentu belum terbiasa bermain di depan publiknya sendiri. Tapi,minimal kami sudah memberikan hasil maksimal dan itu awal bagus untuk pertandingan kandang.Saya pribadi sangat yakin penampilan akan lebih baik,”kata Bima,kemarin. Bima optimistis grafik menanjak yang diperlihatkan Persema akan menjadi kesempatan mengembalikan kepercayaan diri pemain.

Dia menilai permainan di awal kompetisi tak terlalu buruk walau dikalahkan Semen Padang (SP) 2-6 dan ditekuk Persija Jakarta 1-2. Kemenangan itu dinilai sebagai bukti mental pemain Persema masih normal dan tak ada yang dikhawatirkan.“Rekan-rekan sudah membuktikan bisa bangkit di pertandingan kandang.Itu yang terpenting.Kami belum patah semangat walau mengawali kompetisi dengan hasil kurang bagus,”ujar Bima.

CEO Persema Didied Poernawan menambahkan,Persema mempunyai potensi menyamai prestasi musim lalu.Kala bermain di Liga Primer Indonesia (LPI), Irfan dkk mampu menusuk ke papan atas dan menjadi runner-updi pertengahan musim. Karena itu,Didied optimistis timnya memiliki peluang menuju papan atas, apalagi kompetisi IPL musim masih sangat panjang.“Misi kami memang papan atas.Di tim ini tidak banyak perubahan dan semestinya kami bisa melakukan itu.Kami lihat dulu prosesnya nanti,”cetus Didied.

Sementara itu,Arema siap menghadapi lawan tangguh SP di Stadion Agus Salim, Padang,Minggu (22/1).Tim berjuluk Singo Edanini bahkan siap mengempaskan tuan rumah,kendati bermain imbang dalam dua pertandingan terakhir menghadapi Persija dan Persiraja Banda Aceh. Pelatih Arema FC Abdulrahman Gurning yakin timnya akan membawa poin maksimal sebelum pulang ke Malang.

Apalagi,kondisi timnya dalam kondisi fit sebelum pertandingan.Arema kini berada di Padang sebagai persiapan mewujudkan ambisi tersebut. Media Officer Arema FC Noor Ramadhan mengatakan,Arema tidak melakukan perubahan target saat melawat ke Stadion Agus Salim.Arema tetap membidik kemenangan dan menetapkan target minimal seri.Target minimal itu berlatar pada kekuatan calon lawan yang mumpuni.

Dibandingkan Persija dan Persiraja, Noor menilai SP lebih kaya pengalaman di kompetisi tertinggi Tanah Air tersebut. Terbukti,mereka masih belum tergeser dari takhta klasemen sementara IPL hingga pekan kelima musim ini.

“Sisi positifnya,kami sudah tidak banyak dibebani persoalan internal di klub.Kondisi yang berangsur nyaman membuat pemain lebih bisa konsentrasi.Abdulrahman cukup realistis menghadapi pertandingan nanti,” sebut Noor. (Sindo)

Jamu Persikota, PSLS Lhokseumawe Evaluasi Semua Lini

Lhokseumawe – Menjelang pertandingan melawan Persikota di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, PSLS Lhokseumawe melakukan pembenahan dan evaluasi. Perbaikan ini dilakukan karena calon lawannya belum pernah terkalahkan selama mengikuti kompetisi Divisi Utama 2011-2012.

“Ya, kami telah melakukan perbaikan semua lini agar nanti bisa berjalan sempurna nanti melawan Persikota,” ungkap Pelatih PSLS Lhokseumawe Nasrul Koto. Menurut mantan striker Arseto Solo ini, dalam evaluasinya pasca mengalahkan PSSB Bireuen, Jumat (13/1) lalu, belum ada konsistensi tim meski menang 1-0.

“Ini memang pekerjaan rumah saya sehabis mengalahkan PSSB Bireuen. Yang saya benahi adalah bagaimana memanfaatkan situasi dan momen tertentu untuk menjadi gol,” ungkap pelatih kelahiran Binjai ini. Oleh karena itu, banyak peluang yang tercipta dalam beberapa pertandingan lalu namun anak asuhnya belum banyak menghasilkan gol.

“Ke depannya nanti saya akan perbaiki pula bagaimana mereka bisa memanfaatkan peluang menjadi gol,” ungkap Nasrul. Yang jelas, ia melihat Persitara sebagai lawan yang berat. “Saya harus memperbaiki faktor-faktor yang lemah di tim ini,” ujarnya.(Rizki Daniarto)

Imbas Konflik PSSI, PSID Jombang Terbelah

Kamis, 19 Januari 2012 08:23:48 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com)--Kisruh di tubuh PSSI berimbas ke PSID Jombang. Klub kebanggaan Kota Santri yang akan berlaga di Liga Amatir Divisi I terbelah jadi dua. Satu PSID akan turun di Divisi I yang digelar PSSI. Sedangkan satu PSID lagi akan turun di Divisi I yang digelar Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) bentukan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

Saat ini, kedua klub tersebut sama-sama memiliki struktur manajemen yang rapi. PSID versi PSSI dimanajeri oleh Marsaid, dengan dibantu Santoso Ghozali sebagai sekretaris dan Purnomo sebagai wakil ketua. Mereka merupakan hasil rapat PSSI Jombang pada 4 Januari di kantor PSSI.

Sedangkan PSID versi KPSI digawangi oleh Masduki (penasehat), Kusnadi sebagai ketua sekaligus manajer, lalu Ali Mustofa (wakil ketua), Sunaryo (sekretaris) dan bendahara Umar Fauzi serta Purnomo. Mereka mengaku sebagai hasil rapat anggota PSID pada 14 Januari di RM Mulyorejo Sengon.

Sesuai jadwal, laga pertama PSID Marsaid dilaksanakan 25 dan 29 Januari ini dengan menjamu Persekap Pasuruan dan Perseba Bangkalan. Sedangkan PSID Kusnadi rencananya akan mengikuti Divisi I yang direncanakan bulan April. Pecahnya PSID tersebut juga membelah kepengurusan PSSI Jombang saat ini. Dalam tubuh PSID Marsaid, terdapat sejumlah pengurus harian termasuk Marsaid sendiri yang merupakan ketua umum PSSI.

Sedangkan dalam PSID Kusnadi juga terdapat sejumlah pengurus harian seperti Kusnadi sendiri yang merupakan sekretaris PSSI dan Itong alias Nur Cahyo yang merupakan bendahara PSSI. Nah, yang paling parah, perpecahan PSID tersebut juga akan berdampak pada penyerapan dana hibah APBD untuk PSSI yang diperuntukkan PSID. Sebab, sesuai aturan, tim-tim di liga amatir boleh menggunakan dana APBD.

Dan kedua PSID itu sama-sama menetek anggaran dari APBD. Mereka pun sama-sama mengaku paling berhak mendapatkan dana tersebut. "Secara hukum, jelas kami yang lebih berhak. Makanya kalau mereka menggunakan dana itu (APBD), akan kita laporkan ke kejaksaan," tegas Ali Mustofa, wakil ketua PSID Kusnadi.

Ali berpandangan, PSID kubunya lebih sah secara hukum. Alasannya, pihaknya sudah memiliki badan hukum dengan mengaktanotariskan kepengurusan PSID. Rapatnya juga sah karena diikuti klub anggota PSID dan dipimpin pengurus harian PSSI Jombang yakni Kusnadi dan Nur Cahyo.

Selain itu, lanjut Ali, mereka juga diakui Pengprov PSSI Jatim pimpinan La Nyala M Mattalitti.

Dikonfirmasi terkait itu, pengurus PSID kubu Marsaid justru terlihat tenang. "Saya kurang tahu kalau ada PSID yang lain. Yang jelas sekarang kita sedang mempersiapkan diri untuk bertanding tanggal 25," terang Santoso Ghozali, sekretaris PSID. 

DU PSSI ::: Bonus Rp 1 Juta untuk Pencetak Gol PSP Padang

Jakarta – PSP Padang akan memulai laga perdananya di Divisi Utama Grup 1 musim 2011-2012. Pertandingan pertama ini dimulai dengan lawatan ke markas PS Bengkulu pada Jumat (20/1). Pelatih Supri Arahman dibantu asisten pelatih Agus Suardi, dan Johan Syafril telah memilih para pemain untuk dibawa ke Bengkulu.

Tim ini menggunakan jalan darat menuju Bengkulu dan tiba di kota ini kemarin. Sebanyak 19 pemain PSP Padang dibawa untuk menghadapi PS Bengkulu. 19 pemain yang dibawa di antaranya adalah Kemal Pasha,Niko Amri, dan Aulia Nanda yang berposisi penjaga gawang. Sedangkan pemain belakangnya adalah M Yusuf, Ferdi Ferdian, M Syaiful, David Alhadi, Julius Jay Kwateh, dan M Fajri.

Di posisi tengah adalah Hari Permana, Randi Okto, Aswin Sitorus, Yudifo Yandri, Mahmud Aziz, dan Rio Yulius. Sedangkan ujung tombaknya adalah Aldo Prasetyo, Ardian Tores, Dashari Yance, dan Rizki Bima.

Ada yang spesial dalam pertandingan. Ketua Umum PSP Padang Mahyeldi Ansharullah menjanjikan bakal memberikan bonus khusus kepada pemainnya yang bisa mencetak gol. Bonus khusus itu adalah uang Rp 1 juta. Bonus itu juga diberikan kepada pemain yang bisa memberikan assist.

Manajer PSP Padang Erison mengatakan, untuk laga perdana ini pihaknya ingin optimal menghadapi PS Bengkulu. Para pemain juga telah menjalani pemusatan latihan beberapa hari menjelang pertempuran di kandang PS Bengkulu.

SURAT KEPUTUSAN KONGRES TAHUNAN PSSI KE-II DI BALI SAHKAN ISL

Mungkin para pencinta Sepak Bola Indonesia sudah bosan mendengar kisruh di tubuh PSSI, dan kita selama ini dibingungkan dengan isu yang selalu menyalahkan satu sama lain.

Entah mengelak atau berpura-pura, seluruh pengurus PSSI seolah-olah tidak tahu menahu tentang hasil kongres tahunan ke-II di bali.

Ada dua surat keputusan yang terkait langsung dengan pengelolaan badan liga. Inget keputusan dalam kongres hanya biasa di ubah lewat kongres.

Hasil Kongres Tahunan PSSI di Pan Pasific Nirwana Resort, Bali, 21-22 Januari 2012 Sesuai Surat Keputusan (SK)

SK. NO.08/KONGRES-II/PSSI/2011, Tentang Format Kompetisi PSSI 2011/2012. Peserta Kongres PSSI II mengesahkan format kompetisi 2011/2012 berisi 18 klub yang berlaga di ISL, 44 Klub yang dibagi 4 wilayah untuk divisi utama, 66 klub divisi I dan 100 klub untuk divisi II serta Divisi II dengan jumlah klub tidak terhingga

SK. NO.06/Kongres-II/PSSI/2011, Tentang sanksi terhadap Persema Malang dan Persibo bojonegor, dan sudah di putihkan oleh Komisi Normalisasi,

Sekarang kita lihat di Statuta 2009 dan PO serta keputusan kongres PSSI di bali, yang di akui oleh FIFA…

JADI TINGGAL ANDA YANG MEMILIH SIAPA YANG MELANGGAR DAN SIAPA YANG GAK…

indonesia Super League PSAP Ditahan Imbang Persiwa

PSAP Sigli gagal memetik poin penuh setelah bermain tanpa gol melawan Persiwa Wamena pada pertandingan lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Kuta Asan, Sigli, Kabupaten Pidie, Rabu.

Kedua kesebelasan bermain alot menjurus keras. Walau terjadi banyak pelanggaran, namun masih dalam batas sportivitas.

Bermain di hadapan ribuan pendukung tuan rumah, pemain Persiwa mampu menekan pertahanan PSAP.

J Arey di lini depan Persiwa sempat membuat kiper PSAP Fakhrurrazi jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

Tidak ingin dipecundangi di kandang sendiri, pemain PSAP mencoba melepaskan diri dari tekanan lawan. Diperkuat pemain asal Korea Selatan Wook Jin You, PSAP mampu menciptakan sejumlah peluang gol.

Tendangan Wook Jin You di pertengahan babak pertama melebar beberapa meter dari tiang gawang Persiwa. Begitu peluang yang didapat Sayuti, tendangannya ditepis dengan baik oleh OK Jhon, pemain belakang Persiwa. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua kesebelasan meningkatkan tempo permainan bahkan sedikit keras. Sejumlah pelanggaran dan benturan antarpemain kerap terjadi.

Akibatnya, penjaga gawang PSAP Fakhrurrazi terpaksa digantikan Masykur setelah tangannya cedera akibat berbenturan dengan seorang pemain tengah Persiwa.

Di menit akhir babak kedua, PSAP nyaris memenangkan pertandingan setelah terjadi kemelut di depan gawang Persiwa. Tendangan Wook Jin You mampu ditepis Galih Firmansyah, kiper Persiwa, sehingga bola melambung ke kotak penalti.

Sekou Camara, pemain asing PSAP yang dimainkan di babak kedua menyambut bola tersebut dengan baik dan menendangnya ke arah gawang. Namun, Yesaya Desnam, pemain belakang Persiwa yang berdiri di bawah mistar menahan tendangan tersebut dan membuangnya keluar lapangan.

Skor imbang tanpa gol tersebut bertahan hingga wasit Suharto meniup peluit panjang. Pada pertandingan itu, wasit memberikan kartu kuning kepada Yesaya Desnam dari Persiwa.

Pelatih Persiwa, Oliviero Gomes, mengaku kecewa atas hasil yang diraih anak asuhnya karena target tiga angka bertandang ke kandang PSAP gagal diperoleh.

"Tentu saya kecewa. Kami kemari dengan tekad memenangkan pertandingan. Namun begitu, saya juga bersyukur gawang Galih tidak kebobolan," katanya.

Sementara, Manajer PSAP, Nazaruddin, mengatakan, para pemain telah berusaha maksimal memenangkan pertandingan. Namun begitu, ia meminta pemain PSAP dapat memenangkan pertandingan di laga berikutnya.

"Saya juga bangga kepada para pemain karena mampu mempertahankan gawang agar tidak kebobolan. Saya juga minta maaf kepada pendukung PSAP karena tidak mampu memenangkan pertandingan," ungkap dia. (antara)

DU PSSI ::: Jelang Lawan PSS, Penonton Diperkirakan Membludak, Panpel Persis Tambah Jumlah Tiket

Panitia pelaksana pertandingan akan menambah kuota tiket laga Persis Solo melawan PSS Sleman pada kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo, di Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/1).

"Panpel akan menambah cetak tiket masuk sekitar 2.000 lembar, yakni dari 16.060 menjadi 18.050 lembar saat laga Persis menjamu PSS," kata Ketua Panpel Persis Solo Roy Saputra.

Ia menjelaskan, penambahan kuota tiket laga Persis lawan PSS, karena memenuhi permintaan pendukung kedua kesebelasan yang akan memadati Stadion Manahan.

"Kapasitas stadion ini sekitar 25 ribu penonton. Diharapkan laga Persis-PSS Sleman dapat menampung seluruh pendukung kedua tim," katanya.

Selain itu, kata dia, hubungan harmonis suporter Pasoepati juga membuat ribuan Slemania berencana menghijaukan Stadion Manahan, saat Persis Solo menjamu PSS Sleman.

"Suporter Slemania sesuai kuota bakal mendapat jatah 5.000 orang. Mereka akan ditempatkan di tribun B-8 di sebelah timur dengan harga Rp20 ribu," katanya.

Ia menjelaskan, penambahan tiket tak lepas dari calon lawan yang bakal dihadapi Persis. PSS Sleman merupakan salah satu musuh bebuyutan Persis selain PSIM Yogyakarta dan PSIS Semarang.

"Laga Persis-PSS Sleman ini, diperkirakan dipadati penonton karena jarak Sleman tidak terlalu jauh dari Solo," katanya.

Panpel mulai membuka penjualan tiket masuk di lima lokasi di Stadion Manahan Solo, sekitar dua jam sebelum pertandingan dimulai.

ISL ::: Deltras 3-3 Arema Lini Depan dan Belakang Masih Lemah

Jorg Peter Steinebrunner, pelatih Deltras Sidoarjo sudah seharusnya mengevaluasi kekuatan timnya. Ditahan imbang 3-3 (2-2) olah tim juru kunci Arema Indonesia dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo adalah momentum penting untuk berubah.

Tidak hanya sektor depan yang mandul setelah tidak diperkuat oleh dua striker unggulan, Budi Sudarsono dan Sean Daniel Rooney. Benteng pertahanan The Lobster - julukan Deltras yang diperkuat oleh Mijo Dadic dan kawan-kawan pun harus mendapat koreksi dari sang arsitek asal Jerman tersebut.

Pertimbangannya dari delapan kali pertandingan yang dilakoni oleh Deltas, gawang Wawan Hendrawan telah dijebol delapan kali. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan produktifitas gol yang dilakukan oleh barisan depan tim runner up Divisi Utama musim 2010 lalu ini, yaitu sembilan gol.

Terakhir menambah koleksi tiga gol saat menjamu Arema Indonesia, sore kemarin (18/1). Masing-masing oleh Qischil Gandrum pada menit ke-11, Mijo Dadic (14?), serta Shin Hyu-joon (72?). Sayang, tiga gol tersebut tidak mampu membuat tuan rumah mengamankan poin absolut setelah Marcio Souza, striker Arema asal Brazil memborong tiga gol balasan, masing-masing di menit ke- 10, 37" dan 90".

Dengan hasil tersebut, Deltras turun satu peringkat dari posisi sembilan ke peringkat sepuluh dengan koleksi 11 poin dari delapan kali pertemuan. Nah, bila dibandingkan dengan Persija Jakarta yang sudah mencetak sepuluh gol dan hanya kemasukan dua gol. Begitu juga dengan Persela Lamongan yang sudah membobol gawang lawan sebanyak 14 kali, dengan sepuluh kali kemasukan hanya dalam tujuh kali pertandingan.

Sayang, sang pelatih belum berani memberikan koreksi atas permainan pemainnya yang jelas-jelas dibawah form. Termasuk striker asing mereka asal Liberia yang sampai saat ini belum mampu menunjukan permainan terbaiknya.

"Jangan melihat penampilan Amos pada laga ini saja. Sebab, jangan melihat dia tidak bisa menciptakan gol hari ini atau kemarin, lantas menyimpulkan bila dia bermain jelek. Tapi, sudah banyak assist yang lahir dari Amos sehingga terjadi gol,"kata Steinebrunner.

Sementara itu, setelah pertandingan Marcio Souza mengatakan bahwa dia telah bertekad untuk menjebol gawang Deltras sebanyak-banyaknya. "Biar semua orang tahu bahwa Arema ini tim besar, dan semangatnya belum habis. Dan, kami bisa buktikan itu dalam pertandingan kali ini," ujar Marcio. (jawapos)

ISL ::: Raja Isa Senang PSMS Bisa Tahan Imbang Persipura

Pelatih PSMS Medan, Raja Isa tetap memuji penampilan anak asuhannya saat menghadapi Persipura Jayapura yang berakhir dengan hasil imbang 0-0 di stadion Teladan, Medan.

PSMS yang bermain dihadapan puluhan ribu suporternya harus puas dengan skor imbang yang diraih oleh pemainnya. Menurut dia, pemainnya sudah memberikan perlawanan yang maksimal menghadapi skuad Mutiara Hitam yang mempunyai komposisi pemain setingkat di atas timnya.

"Pemain kami bermain bagus berhasil menahan gempuran para pemain Persipura sepanjang pertandingan berlangsung, itu cukup bagus mengingat Persipura adalah tim terbaik saat ini dan mempunyai level setingkat di atas kami," ujar Raja Isa.

Selain itu, Raja isa juga memuji para pemain Persipura yang bermain lepas walaupun mendapat tekanan dari suporter PSMS. Terbukti, Persipura mampu membuat anak anak Medan kewalahan.

"Persipura mainnya bagus, mereka menguasai pertandingan hari ini, para pemain mereka memainkan bola khas Papua dengan serangan-serangan cepat khas papua, kami beruntung bisa menahan mereka seri di pertandingan ini," papar Raja Isa.

Dengan hasil seri ini, PSMS bertengger di posisi 13 klasemen sementara ISL dengan raihan tujuh poin dari enam pertandingan yang sudah dimainkan. Sedangkan Persipura, tetap berada di urutan kedua klasemen sementara dengan raihan poin 17. (Vivanews)

Pengprov Kaltim Abaikan Peringatan PSSI Pusat

Pengurus Provinsi PSSI Kalimantan Timur mengabaikan peringatan PSSI dan tetap menghadiri konsolidasi pra-kongres yang digelar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) pada 21 Januari 2012.

"Saya dan Ketua Umum Pengprov PSSI kaltim Achmad Amins tetap akan hadir ke acara KPSI tersebut, meski kami menerima surat peringatan dari PSSI," kata Sekretaris Pengprov PSSI Kaltim, Budi Irawan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menerima surat peringatan bernomor : 225/PGD/11/1-2012 tertanggal 16 Januari 2012 ditandatangani oleh Djohar Arifin pada Rabu 18 Januari 2012.

Budi mengemukakan, dalam surat tersebut meminta pengurus PSSI kaltim tidak menghadiri atau mengikuti kegiatan oleh pihak-pihak yang tidak mendapat rekomendasi pengurus PSSI yang sah.

Disebutkan pula, apabila Pengprov tidak mematuhi peringatan tersebut, PSSI akan memberikan sanksi.

Budi melanjutkan, sanksi yang diberikan bagi pengurus Pengprov PSSI yang melanggar peringatan itu dijatuhi hukuman sesuai dengan pasal 79 ayat 1, pasal 13 ayat 1 dan pasal 15 ayat 1 Statuta FIFA 2011 serta surat FIFA tanggal 21 Desember 2011 dan statuta PSSI pasal 15 dan pasal 16.

Selain surat peringatan PSSI, Sekjen PSSI Tri Goestoro melayangkan surat pemberitahuan tentang Kongres Tahunan PSSI yang rencananya digelar 18 Maret 2012.

"Pada poin akhir PSSI akan memberitahukan persiapan kongres tahunan itu selambat-lambatnya empat minggu,"imbuh Budi.

Sebagai institusi atau lembaga pengurus sepakbola yang sah, lanjut Budi, akan mematuhi semua aturan organisasi.

Namun, ia juga tidak ingin PSSI Kaltim terjebak dalam kepentingan-kepentingan kelompok yang telah menabrak aturan organisasi.

"Kami dapat undangan dari PSSI. Kami juga akan menghadiri kongres PSSI tahunan itu," tegas Budi.

KPSI Undang PSSI Dalam Pra-Kongres

Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) berencana mengundang pihak PSSI untuk hadir pada pra-kongres yang sebelumnya bernama Kongres Tahunan di Hotel Swissbel Jakarta, Sabtu (21/1).

Ketua KPSI Tony Apriliani, mengatakan pra-kongres yang akan dihadiri oleh mayoritas anggota PSSI ini merupakan ajang yang tepat bagi PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin untuk melakukan rekonsiliasi.

"Semoga bisa hadir. Di pra-kongres PSSI (Djohar Arifin red) minta maaf bahkan mundur sekalian. Setelah itu baru maju lagi pada pemilihan berikutnya," katanya di Kantor KPSI di Pintu I Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

Menurut dia, dengan digantikan Kongres Tahunan menjadi pra-kongres bukan tanpa alasan. Perubahan nama itu sesuai dengan perintah FIFA dalam surat per 13 Januari lalu. Dalam surat itu memerintahkan agar melaksanakan Kongres Tahunan sebelum 20 Maret.

Untuk kongres Tahunan, kata dia, tetap akan dilakukan. Hanya saja pelaksanaannya tetap akan mengikuti arahan dari FIFA yaitu sebelum 20 Maret. Jika merujuk keputusan PSSI maka Kongres Tahunan digelar 18 Maret nanti.

"Yang jelas persiapan pra-kongres telah berjalan termasuk undangan ke anggota PSSI. Kami juga sudah merevisi lokasi pelaksanaannya yang sebelumnya akan digelar di Bandung," tandas Tony.

‎"PSSI Tak Pernah Terutup Demi Kemajuan Sepakbola Nasional"

Tudingan bahwa PSSI kerap membuat garis pemisah yang tegas dengan siapapun yang dianggap berseberangan termasuk dengan media, ditampik anggota Komite Media PSSI, Yuslan Kisra.

Yuslan memberikan pembelaan, PSSI justru sangat terbuka dengan pihak manapun yang memiliki itikad baik dalam membangun prestasi sepak bola di Tanah Air.

"Kalau soal kami (PSSI) tidak mau berdiskusi dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), itu wajar. FIFA menganggap KPSI organisasi ilegal dan kalau kami repot-repot menanggapinya, maka akan ada sanksi," terangnya kepada Bola.net.

"Itu karena PSSI berkorespondensi aktif dengan FIFA dan AFC. Yang pasti, PSSI kini terus menjalankan program-program kerja yang sudah ada seraya berharap mendapatkan hasil yang terbaik," sambungnya.

Contoh paling dekat, ketika adanya diskusi sepak bola yang digagas Koordinatoriat Wartawan PSSI yang mengambil tema "Tinjauan KLB Dari Sisi Hukum Olahraga, di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Senin (16/1), tidak satupun pihak PSSI yang hadir. Padahal, forum tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pencerahan kepada peserta dan masyarakat luas. Alhasil, diskusi tidak berkembang karena tidak adanya wakil dari PSSI yang bersedia menjadi pembicara.

Padahal, dalam diskusi yang hanya dihadiri Ketua KPSI Tony Aprilani, Ketua Harian BOPI Haryo Yuniarto, dan anggota DPR RI dari Komisi X Jamal Aziz, PSSI memiliki kesempatan untuk memaparkan dasar hukum menolak rencana KLB PSSI yang akan diselenggarakan oleh KPSI pada 6 Maret 2012 di Surabaya.

"Ke depannya, kami berharap diskusi-diskusi guna memberikan gambaran sejelas-jelasnya, dapat kembali tersaji," terang Ketua Koordinatoriat PSSI, Cholis Faizi.

"Kami juga tetap memegang prinsip tidak memihak dengan terus berusaha memberikan ruang yang sama untuk semua pihak terkait berbicara. Kami tetap menjaga netralitas dan menyampaikan informasi yang mendidik, menginspirasi dan membangun," tuntasnya.

48 Klub dan Pengcab se-Jawa Barat Dukung Djohar Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 48 klub dan pengurus cabang se-Jawa Barat mendukung kepemimpinan Djohar Arifin Husin di PSSI. Mereka menginginkan pengurus PSSI menjalankan program hingga 2014 mendatang.

"Mereka teman-teman dari Pengcab dan diisi satu, dua, tiga klub se-Jawa Barat. Ada 48 pengurus. Mereka mendukung Djohar agar bisa memimpin sampai selesai," ujar Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI Saleh Mukadar di kantor PSSI, Rabu (18/1/2012).

Kedatangan mereka juga menyatakan sikap untuk menolak adanya Kongres Luar Biasa (KLB) oleh Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) untuk menggantikan Djohar Arifin.

Saleh menjelaskan, kedatangan mereka juga meminta kepastian kepada PSSI agar program-program yang ada saat ini bisa diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya, Sebanyak 48 klub dan Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI se-Jawa Barat menolak gelaran Kongres Luar Biasa (KLB).

Ketua PSKC Cimahi, Nurhasan yang hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa tidak ada satu pasalpun dalam Statuta harus diselenggarakannya KLB.

"Kami dari 48 klub dan Pengcab se-Jawa Barat ini sepakat menolak keras kalau memang KLB diselenggarakan karena saya sampaikan tidak ada satu pasalpun bahwa Ketua Umum melanggar. Itu sudah kami sampaikan di dalam tadi," terang Nurhasan didampingi Wakil Ketua PSB Bogor, Yusrizal.

11 Klub Jambi Dukung KLB PSSI


Bola.net - Sebanyak 11 klub sepak bola yang ada di bawah naungan PSSI Jambi dipastikan akan menghadiri Pra Kongres versi Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) di Jakarta, 21 Januari 2012.


"Berdasarkan surat undangan resmi yang dikeluarkan KPSI yang diterima 11 klub di Jambi, dipastikan mereka akan hadir mengikuti rapat Pra Kongres PSSI 2012," kata Perwakilan KPSI Jambi, Bujang Nasril.

Pertemuan atau rapat Pra Kongres PSSI 2012 di Jakarta tersebut digelar KPSI karena berdasarkan surat FIFA dan AFC yang telah menerima permintaan lebih dari 2/3 anggota PSSI untuk menyelenggarakan KLB yang sebagai fakta hukum untuk dilaksanakan.

Kemudian FIFA dan AFC mengakui dan merujuk pada pelaksanaan hasil kongres PSSI di Bali tahun 2011, dan karenanya sesuai pasal 29 ayat (1) statuta PSSI, FIFA dan AFC meminta secara tegas agar PSSI segera menyelenggarakan kongres luas biasa PSSI 2012 agar tidak melanggar statuta serta untuk menghindari PSSI dari ancaman hukuman yang akan dikeluarkan komite asosiasi FIFA.

"Untuk itu seluruh anggota PSSI terdiri klub, divisi dan pengurus provinsi yang lebih dari 2/3 yang menghendaki KLB PSSI melaksanakan pertemuan atau rapat Pra Kongres PSSI 2012," kata Bujang Nasril.

Dari Jambi ada 11 klub yang resmi di bawah naungan PSSI yang akan hadir pada pertemuan di Jakarta, degan agenda Pra Kongres PSSI.

Kesebelas klub Jambi tersebut adalah Persitaj asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, PS Mosas dari Tanjung Jabung Timur, PS Porlin (Kota Jambi), Persikoja (Kota Jambi), Markuban (Kota Jambi), PS Tebo (Tebo), PS Bungo (Bungo), Persisko (Merangin), Persikasa (Sarolangun) dan PS Kerinci (Kerinci).

Bujang menambahkan, acara Pra Kongres PSSI 2012 akan membicarakan dan menggali pemikiran untuk melakukan 'manifesto PSSI baru' yang diperlukan untuk menghadapi Kongres PSSI 2012 sesuai dengan statuta PSSI menuju Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2012. (ant/end)

Pelatih Deltras Kecewa Gagal Raih kemenangan

Bola.net - Pelatih Deltras Sidoarjo Jorg Peter Steinebrunner menyatakan kecewa timnya gagal meraih kemenangan dan hanya bermain imbang 3-3 melawan Arema Indonesia, pada pertandingan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.


"Sebenarnya pada menit 60 sampai 80, kami lebih banyak menguasai permainan dan sempat unggul 3-2. Namun, jelang akhir pertandingan tim lawan mendapat peluang dengan tendangan bebas yang dilakukan oleh Marcio Souza dan berhasil menyeimbangkan kedudukan 3-3," katanya usai pertandingan.

Peter Jorg mengemukakan, enam gol yang dicetak kedua tim merupakan bukti bahwa pertandingan Deltras melawan Arema berjalan bagus dan seimbang, kendati sebenarnya anak asuhnya punya peluang untuk menang.

Beberapa kali pemain depan Deltras Amos Mara mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui kerja sama dengan Shin Hyun Joon, tetapi penyelesaian akhir mampu dikandaskan barisan belakang Arema yang dikomando Seme Patrick.

Sementara itu, Pelatih Arema Joko Susilo mengaku bersyukur dan cukup puas dengan hasil imbang yang diraih anak asuhnya di kandang Deltras.

"Strategi yang saya instruksikan sudah berjalan dengan maksimal dan berhasil mengimbangi permainan lawan," katanya. (ant/end)


.

‎"Akademi Nusantara Solusi Untuk Bibit Muda Bangsa"

Program Akademi Nusantara mendapat acungan jempol dari Sartono Anwar. Menurut Direktur Teknik Persibo Bojonegoro ini, program seperti ini merupakan jawaban dari masalah kualitas pemain yang selama ini dikeluhkan banyak pihak.

"Selama ini, banyak pihak yang mengeluhkan kualitas pemain, baik di level klub maupun di level tim nasional. Namun, selama ini, keluhan itu hanyalah keluhan belaka. Tidak ada upaya apapun untuk membenahi. Baru kali ini ada upaya dan kerja konkret untuk mengatasi masalah tersebut," ujar Sartono saat mengikuti acara "Kepelatihan dan Standarisasi Akademi Nusantara" di Malang, Rabu (18/01).

Dia menambahkan bahwa menurutnya sistem pembinaan yang ditujukan pada bibit-bibit usia muda ini sangat tepat. Pasalnya, menurut Sartono, pendidikan pada usia muda seperti inilah yang bakal menjadi dasar bagi pemain-pemain usia muda ini untuk terus mengasah talenta mereka.

"Ini pelatihan yang sangat penting. Bisa diibaratkan dalam membangun rumah, pelatihan ini adalah membentuk pondasi bagi para pemain muda. Apabila pondasi yang ada salah, bisa dipastikan bangunan rumah itu tidak akan beres," ucapnya

Lebih lanjut, Sartono berharap agar ke depannya akademi seperti ini juga ditujukan bagi jenjang usia yang lebih muda. Pasalnya, saat ini, usia emas untuk membentuk bibit-bibit pesepakbola adalah 10-12 tahun. "Apabila di jenjang 10-12 tahun pembinaannya berantakan, dipastikan di usia 15-17 tahun dia tidak akan bisa maksimal dalam mengembangkan kemampuannya," tandasnya ..

Persidafon 4 - 5 Persela Stadion Barnabas Youwe - Jayapura


Superliga Indonesia


Persela Lamongan Pecundangi Persidafon Dafonsoro
Pertandingan antara Persidafon dan Persela diwarnai hat-trick pemain dari kedua tim.

Persela Lamongan sukses mencuri poin penuh dalam lawatannya ke Papua setelah mengalahkan Persidafon Dafonsoro 5-4 pada lanjutan Superliga Indonesia (ISL) 2011/12 di Satdin Mandala, Rabu (18/1).

Raihan tiga angka ini mengangkat posisi Persela ke peringkat delapan klasemen sementara dengan nilai 11 dari tujuh pertandingan. Sedangkan Persidafon tertahan di posisi ke-15 dengan koleksi enam poin.

Persidafon dan Persela memperagakan permainan cepat dengan umpan-umpan panjang ke jantung pertahanan lawan masing-masing. Laga berjalan empat menit, tendangan keras Patrich Wanggai dari luar kotak penalti membobol gawang Choirul Huda.

Persela segera membalas serangan yang dikembangkan Persidafon untuk menyamakan kedudukan. Usaha Persela menuai hasil selang tujuh menit kemudian. Sepakan Gerry Setya tidak bisa dibendung kiper Wilson Along.

Gol penyeimbang itu mempengaruhi permainan Persidafon. Tuan rumah berusaha menerapkan jebakan off-side, tapi bisa diambil celahnya oleh Persela. Tim Laskar Joko Tingkir justru sukses membalikkan keadaan lewat gol Denny Indra yang lolos dari jebakan off-side pada menit ke-16.

Persidafon pun kembali memperagakan permainan agresif guna mengejar ketertinggalannya. Alih-alih menyamakan kedudukan, Persidafon justru makin tertinggal ketika tendangan Mario Costas selang tiga menit kemudian memperbesar keunggulan Persela.

Tertinggal 3-1, Persidafon mulai memperbaiki organisasi permainan. Menjelang babak pertama berakhir, tim Gabus Sentani berhasil menyarangkan dua gol untuk menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-42, tendangan Frans Rumkabu berhasil memperkecil ketertinggalan tuan rumah. Selang tiga menit kemudian, giliran Wanggai yang menyamakan kedudukan, dan menutup babak pertama dengan skor 3-3.

Jual beli serangan antara Persidafon dan Persela tetap terjadi di babak kedua. Bahkan, Persidafon berbalik unggul lagi ketika laga berjalan dua menit melalui sontekan Wanggai sekaligus mencetak hat-trick.

Tapi keunggulan ini tidak bertahan lama. Dua menit kemudian, Persela berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Costas yang tak berhasil dibendung Wilson.

Persela kembali unggul pada menit ke-67 melalui Costas mencetak hat-trick untuk mengubah papan skor menjadi 5-4. Persidafon berusaha mengejar ketertinggalannya, namun tidak membuahkan hasil. Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Indonesia Turun Lagi Di Peringkat FIFA

SR - Peringkat Indonesia di FIFA terus mengalami penurunan. Setelah akhir tahun lalu Indonesia menutupnya dengan nangkring di peringkat 142, kini Indonesia harus mengawali tahun 2012 ini dengan turun satu peringkat lagi.

Tidak adanya pertandingan resmi membuat Indonesia harus rela mencicipi peringkat 143 dengan indeks poin 181. Jadwal pertandingan terakhir timnas senior di Kualifikasi Pra Piala Dunia sendiri baru berlangsung pada 29 Februari nanti.

Penurunan juga dialami tetangga Indonesia di Asia Tenggara yakni Vietnam, Singapura dan Thailand. Mereka harus turun dua peringkat. Thailand kini terperosok di peringkat 124, sementara Vietnam meski turun, mereka masih yang terbaik di Asia Tenggara dengan mantap menduduki peringkat 101 dengan 344 poin.

Singapura yang juga turun dua peringkat, harus rela menduduki peringkat 147. Sedangkan Malaysia membuntuti Singapura di peringkat 148 tanpa mengalami penurunan atau kenaikan peringkat.

-=Ancelotti Sempat Menanti Tawaran Spurs dan Arsenal=-

SR - Mantan manajer Chelsea yang kini menangani PSG, Carlo Ancelotti mengungkapkan jika ia berencana menanti tawaran untuk melatih Tottenham atau Arsenal, sebelum akhirnya menerima pinangan raksasa Ligue 1 itu.

Ancelotti meninggalkan Stamford Bridge di akhir musim lalu, dan setelah sempat menganggur ia akhirnya ditunjuk menjadi pelatih baru PSG menggantikan Antoine Kombouare.

Bekas pelatih Juventus dan Milan itu mengakui jika ia siap menanti hingga musim panas mendatang sebelum kembali menekuni karir manajerialnya sembari berharap tawaran dari klub besar klub semacam Arsenal atau Tottenham.

"Sebelum PSG menghubungi saya, saya berpikir tentang cuti panjang selama setahun, berharap di musim panas pekerjaan di tim macam Tottenham atau Arsenal - bench papan atas London - akan tersedia," ungkapnya pada Gazzetta dello Sport.

"Namun saya lelah karena tak punya pekerjaan," tandasnya segera.